Tuesday, August 12, 2014

Cake Kentang Keju

Punya stok kentang tes di rumah banyak banget. Biasanya saya buat keripik. Kalo pakai kentang tes, keripik kentang biasanya jadi super duper renyah sekalipun minus garam atau kapur sirih. Tapi karena kepingin sesuatu yang lain, coba-coba cari resep kue berbahan kentang.


Dari hasil blogwalking, ketemu juga resep berbahan kentang yang sumber aslinya dari majalah Femina jaman dulu.

Rasanya lumayan enak, apalagi kalau disimpan di kulkas. Karena penggunaan kentang yang lumayan banyak, cakenya jadi padat tapi lembut. Padatnya tidak seperti butter cake ya, cenderung mirip kue lumpur. Rasanya pas, tidak terlalu manis ditambah aroma bumbu spekoeknya yang wangi. Tapi kalau kurang suka aroma rempah-rempah, penggunaan bumbu spekoek saya rasa bisa dikurangi takarannya. Kalau mau rasa kejunya lebih nendang, jumlah keju parut untuk adonan sebaiknya ditambah, karena kejunya kurang berasa.

Salah satu yang saya suka pada cake kentang ini karena tidak menggunakan emulsifier sama sekali. No additives food. Sedikit tips dari saya, khususnys untuk cake tanpa bahan pengembang, biar kocokan telurnya cepat mengembang dan lebih stabil, rendam telur dalam air panas sebentar saja (jangan dimasak ya, nanti jadi telur rebus). Tadi saya menggunakan telur dingin dari kulkas, saya taruh di wadah kemudian saya rendam dengan air panas selama 5 menit. Dan waktu dikocok, adonan cepat sekali mengembangnya seperti kalau menggunakan emulsifier. Selain itu adonan juga lebih stabil.

Untuk toppingnya lain kali saya tidak mau menggunakan kismis lagi, bukannya gak enak sih, tapi anak bungsu saya suka sekali sama kismis. Dan akibatnya topping kismis hanya bertahan sebentar saja. 30 menit setelah matang, cake langsung botak, karena semua kismisnya dicomot sama anak saya. Kismisnya aja yang dimakan, cakenya gak disentuh huhuhu... padahal enak..

Cake Kentang Keju
sumber : majalah Femina


Bahan:
  •  3 butir telur ayam (saya rendam sebentar di air panas supaya cepat mengembang)
  • 110 gr gula pasir (saya blender dulu)
  • 1/3 sdt vanilla bubuk
  • 80 gr tepung terigu, ayak
  • 1/2 sdt bumbu spekoek siap pakai
  • 300 gr kentang rebus, haluskan (saya pakai kentang digoreng)
  • 1 1/4 sdm mentega, lelehkan
  • 60 gr keju cheddar, parut, sisihkan sedikit untuk taburan 
  • kismis untuk taburan
Cara Membuat:
  • Siapkan loyang ukuran 20x20x4 cm. Semir margarin dan taburi sedikit tepung terigu hingga rata. Sisihkan. (catatan : sebaiknya gunakan kertas roti, cake saya sulit dikeluarkan dari loyang padahal sudah dioles margarine dan ditabur terigu)
  • Campur telur, gula pasir, dan vanilla bubuk, kocok hingga mengembang dan kental.
  • Masukkan tepung terigu dan bumbu spekoek sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
  • Ambil sedikit adonan tepung terigu, campur dengan kentang halus, aduk hingga rata.
  • Tuang sisa adonan tepung terigu dan sebagian keju parut bergantian sambil diaduk rata, pada tahap ini adonan akan turun sekali, karena jumlah kentangnya cukup banyak. (adonan saya tidak terlalu turun, mungkin karena suhu telur yang hangat jadi adonan lebih stabil).
  • Tuang mentega leleh, aduk balik. 
  • Tuang adonan ke dalam loyang. 
  • Taburi permukaan cake dengan kismis dan sisa keju parut.
  • Panggang dalam oven panas bersuhu 180 derajat celcius selama 45 menit hingga matang. Angkat. Keluarkan dari loyang.
  • Dinginkan. Lebih enak disimpan dulu di kulkas.
Happy baking (^-^)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...